/ urusan rumah

Cuci Piring 101

Tidak ada asisten rumah tangga (ART) berarti si ibuk mengerjakan semua pekerjaan rumah sendiri...

Yang kemudian membuat si ibuk harus mendelegasikan beberapa tugas ke anak-anak, salah satunya yaitu cuci piring.

Setiap orang punya cara dan tipsnya masing-masing. Tips mencuci piring si ibuk ini seiring waktu semakin banyak, yang diperoleh dari nenek si ibuk, ibunya si ibuk, mertua si ibuk, tante si ibuk, ART di rumah mantan pacar adeknya si ibuk (ini beneran kok... jauh juga ya sampai bisa dapet info di situ), ibu-ibu arisan, sampai ART yg kerja dirumah. Ini juga bukan berarti si ibuk adalah pencuci piring paling hebat seduniaaa, tapi si ibuk hanya mendokumentasikannya siapa tau kalau si ibuk nanti udah punya cucu terus lupa cara mencuci piring, kan mereka bisa lihat di sini 😊

Alat:

  1. 4 (empat) spons berbeda
    • 1 untuk gelas
    • 1 untuk piring dan sendok
    • 1 untuk panci dan teman-temannya yang berminyak (termasuk atasnya kompor)
    • 1 lagi yang kawat pencuci untuk bagian bawah panci yang gosong
  2. 4 (empat) mangkok untuk setiap spons
  3. Sikat gigi bekas untuk menjangkau daerah sempit
  4. Sikat botol
  5. Sikat sedotan
  6. Sabun pencuci piring
  7. Sabun bubuk

Cara:

  1. Kumpulkan semua cucian piring.
  2. Buang dulu semua sisa-sisa makanan ke tong sampah sebersih mungkin. Kalau yang cair, buangnya tetap di kitchen sink. Ini penting supaya tidak ada sisa makanan yang menempel di spons cuci piring.
  3. Nyalakan air, sambil membilas benda yang mau dicuci, lakukan klasifikasi, pisahkan menjadi kelompok gelas, kelompok botol, kelompok piring sendok, kelompok wajan, dan kelompok lainnya jika ada. Bilas dengan air sampai bersih. Pastikan enggak ada sisa makanan di alat makan.
    kelompokcuci
  4. Khusus wajan berminyak, si ibuk akan bilas dan rendam dulu dengan cairan pencuci atau sabun bubuk + air, lalu sisihkan. Begitu juga dengan wadah rice cooker, akan si ibuk rendam dulu dengan air supaya sisa nasi nggak lengket.
  5. Ambil spon yang sudah diberi sabun cuci piring dan mulailah mencuci. Semua bagian harus terkena sabun.
  6. Bilas kembali dengan air. Jika masih berminyak, ulangi dari no.5.
  7. Lalu letakkan semua piring dan gelas yang sudah dicuci di dishes rack sampai kering. setelah kering baru di masukkan ke dalam lemari piring.
  8. Setelah semua selesai, bersihkan spons cuci piring dan di akhir hari rendam dengan carian penghilang bakteri (si ibuk pake Dettol)

Tips:

  • Jangan menyalakan air terlalu besar. Cukup sedang saja, supaya air tidak muncrat kemana-mana dan lebih hemat air.
    aircuci
  • Sebelum mulai mencuci dengan menggunakan spons, si ibuk akan memastikan tidak ada sisa makanan yang nanti bisa menempel di spons cuci piring.
  • Si ibuk selalu memulai dengan mencuci gelas terlebih dahulu, lalu sendok, baru piring, dan yang terakhir adalah wajan dan peralatan masak. Meskipun spons yang digunakan berbeda, tetapi kalau dimulai dengan kelompok berminyak dikhawatirkan semua gelas akan ikut berminyak (meski nanti akan dicuci juga, tapi si ibuk enggak suka).
  • Jangan lupa jangkau semua bagian gelas dan piring. Untuk gelas, bibir gelas harus bersih dari semua lipstick atau semua bekas bibir. Begitu juga untuk botol, semua bagian harus terkena sabun dan dibersihkan.
  • Usahakan piring jangan terlalu besar, karena lama-lama tangan bisa kram kalo mencuci piring yang lebar dan berat (pengalaman si ibuk).
  • Mencuci alat pembersih itu tidak kalah pentingnya. Jadi, alat pembersih harus dipastikan selalu dalam keadaan bersih.
  • Siapkan dinglik atau kursi kecil, supaya terjangkau anak-anak.
    dingklik
  • Si ibuk selalu sediakan lap di antara kitchen sink-nya supaya tidak membasahi baju ketika mencuci piring.
  • Setelah kegiatan mencuci piring selesai, biasanya si ibuk selalu mengelap semua kitchen sink dan juga kompor yang telah digunakan. Si ibuk juga menjadwalkan mencuci kompor dengan sabun seminggu dua kali setelah memasak (tips cara mencuci kompor menyusul ...)
  • Setelah semua selesai, si ibuk akan pake lotion supaya tangan yang sedang berkerut itu tetap halus (supaya masih bisa absen pake finger print kalo di kantor - 😝)

Kalau punya tips lain untuk menambah koleksi tipsnya si ibuk, boleh di-share ya dengan meninggalkan komen di bawah. Terima kasih.