/ review

Pena Pilot Frixtion vs Uni-ball Fanthom

Demi menghemat post-it (cerita postingan sebelumnya), ...

Si ibuk membeli pena yang bisa dihapus supaya post-it nya dapat si ibuk pakai berulang. Alasan kenapa gak pakai pensil adalah karena si ibuk suka malas meraut pensil dan juga si ibuk gak bisa pake pensil mekanik... bawaannya patah melulu.

Kalau dipikir-pikir, hebat banget ya jaman now, bisa ada pena yang bisa dihapus. Memang sih jadinya jati diri sebagai pena yang harusnya enggak bisa dihapus. Tapi kan keren banget bisa ditemukan tinta yang bisa dihapus kayak gini. Lumayan menghemat pembelian tip-ex kan.

Ternyata rahasia teknologi dari tinta ini karena menggunakan tiga jenis senyawa kimia yang mengandalkan sensitivitas asam basa dan suhu:

  1. Jenis pewarna khusus yang berubah warna pada reaksi dengan asam;
  2. Senyawa yang bertindak sebagai asam untuk menghasilkan perubahan warna; dan
  3. Senyawa yang mengatur pada suhu berapa transisi warna akan berlangsung.

Ketika kita menggosokkan penghapus karet keras ke tinta, panas dari gesekan yang dihasilkan menyebabkan senyawa penginderaan suhu mengaktifkan senyawa asam, sehingga menetralisir pewarna. Begitulah cara membuat tinta menjadi hilang secara kasat mata. (diterjemahkan dari jetpens.com)

 

Pembelian pena bisa dihapus (eraseable pen) pertama si ibuk yaitu merk Pilot Friction X (made in Japan), beli di Gramedia dengan harga Rp28.000 (tahun 2017 awal) dengan warna hitam. Size ujungnya adalah 0.5 mm. Agak tipis memang, tapi si ibuk memang suka yang ujung pena yang tipis. Jenis pena yang si ibuk pilih kali ini yang adalah pena tekan, penghapusnya terletak di bagian atas.

Tinta Pilot Frixtion ini cepat kering, namun warna hitamnya tidak terlalu pekat seperti pena biasa. Tersedia dalam berbagai macam warna ada biru, hijau, merah, dll. Jadi bukan hanya warna dasar aja. Seru kan? Juga tersedia refill-nya saja, jadi bisa lebih irit cukup membeli refill-nya saja kalau sudah punya body-nya. Pilot Frixtion ini sudah tersedia juga di Tokopedia dengan range harga Rp17.800-Rp69.000/pena.
pentip
Bulan ini, si ibuk membeli pena yang bisa dihapus lagi dengan merk Uni-ball (made in Japan) di Gramedia juga seharga Rp28.000 (October 2017). Kali ini bentuknya memakai tutup yang juga berfungsi sebagai penghapus. Uni-ball sepertinya baru mulai mengeluarkan pena yang bisa dihapus, karena hanya ada satu bentuk dan juga hanya satu ukuran ujung pena yang tersedia, yaitu 10mm.

Tinta Uni-ball ini lebih lama keringnya jika dibandingkan dengan Pilot Frixtion, mungkin karena beda ketebalan, tapi warnanya lebih pekat dibandingkan Pilot Frixtion. Lagi-lagi mungkin karena Uni-ball lebih tebal ukuran ujungnya. Pena Uni-ball ini juga tersedia dalam berbagai macam warna dan juga sudah tersedia refill-nya. Namun belum ada yang jual di Tokopedia, mungkin karena masih baru.
tintakering
Yang paling menarik adalah, si mbak penjual Uni-ball bilang kalau sudah dihapus, masukkan saja ke freezer minimal 10 menit, nanti tulisan yang sebelumnya sudah dihapus bisa muncul lagi. Agak heran juga, kali deh ada orang mau masukin kertas ke freezer, kan takut basah. Eyyyh ternyata kejadian pada diri sendiri.

Si ibuk ini pernah menulis di kertas menggunakan pena ini dan meninggalkannya di mobil, setelah beberapa hari tulisan hilang hanya tinggal bayangan saja, untung ingat kata-kata si mbak penjual. Jadilah si ibuk memasukkan sebundel kertas ke dalam freezer, daaan memang betul ternyata tulisannya muncul kembali, untungnya kertas tidak basah. Berarti untuk tinta ini, dihapus itu bukan berarti hilang sama sekali.
tulisanhilangmuncul
Untuk tingkat kepekaan terhadap panas (gampang hilang), Pilot Frixtion lebih peka karena dengan durasi yang sama dengan Uni-ball dan di tempat yang sama yaitu di dashboard mobil, tinta Pilot Frixtion lebih memudar dibandingkan Uni-ball. Mungkin juga karena perbedaan faktor ukuran ujung pena. Jadi sebenarnya tulisan dibawah merk Pilot frixtion "remove by friction" itu gak sepenuhnya tepat, karena kena panas juga hilang cyiin.

Untuk kepraktisan, si ibuk lebih menyukai pena tekan dibandingkan menggunakan pena dengan tutup. Khawatir tutupnya akan hilang.

 

Jadi tips menggunakan eraseable pen ini adalah:

  • Jangan meletakkannya di tempat panas
  • Menghapusnya satu arah saja (supaya kertas tidak robek)
  • Jangan dipakai untuk kepentingan yang berhubungan dengan tanda tangan penting, khawatir dapat disalahgunakan.

Kesimpulannya Si ibuk tetep suka pake pena yang bisa dihapus ini, baik yang Pilot ataupun yang Uni-ball tetapi hanya dipakai untuk post it. Bukan untuk menulis catatan-catatan yang banyak dan penting.

Kalau ada merk baru yang keluarkan pena bisa dihapus, kasih tau si ibuk ya.. biar bisa dicobain juga 😁😁

PS: Harus si ibuk akui kalau Uni-ball ini punya cara yang keren deh untuk menjaring customer. SPG-nya bisa menawarkan berbagai produk Uni-ball dengan suatu labeling yang catchy dan menarik, seperti bolpen paling enak sedunia, pena paling cepat kering, bolpen enak buat tanda tangan, dan lain-lain, ... sampai-sampai si ibuk rasanya pengen beli semuanya kalo enggak ingat di rumah udah banyak banget bolpen, meski bukan yang paling enak sedunia... heheheh.